elemen desain grafis tekstur, elemen desain tekstur, elemen desain grafis tekstur adalah, elemen desain grafis tekstur berikut adalah, elemen desain grafis tekstur contohnya, elemen desain grafis tekstur contoh, elemen desain grafis tekstur dan contohnya, elemen desain grafis tekstur dan penjelasannya, elemen desain grafis tekstur dan desain,

Elemen Desain Grafis Tekstur – Kembali lagi di kanal informasi pengetahuan seokilat. Geliat perkembangan teknologi informasi kian hari semakin melaju dengan pesat, salah satunya adalah perkembangan dunia desain. Gaya desain 10 tahun lalu, tentu akan terasa jadul bila kita aplikasikan pada karya era masa kini. Oleh sebab itu, bila kita berkecimpung dalam dunia desain, mengupdate informasi merupakan hal yang sangat penting.

Bukan hanya sekedar informasi terkait gaya desain yang kekinian, sebagai profesional desainer mengetahui ilmu basic juga merupakan hal penting yang wajib diketahui, salah satunya adalah menguasai materi elemen desain grafis. Karena sungguh tidak lucu, bila kita berkecimpung dalam dunia desain, tapi kita tidak tahu apa saja elemen dasar dari desain grafis maupun seni rupa.

Nah! Bagi teman-teman yang baru saja belajar mengenai desain grafis, berikut ini adalah lanjutan dari pembahasan kita sebelumnya, yaitu elemen desain grafis garis.  Langsung saja yah, simak selengkapnya di bawah ini.

Elemen Desain Grafis Tekstur

Elemen desain grafis ke3 yaitu tekstur. Apa itu tekstur? Sederhananya, tekstur adalah tampilan permukaan atau corak dari sebuah objek, yang dapat kita lihat dan kita rasakan, dengan cara meraba objek benda tersebut.

Dalam beberapa kondisi seni atau desain, tekstur sering dijadikan istilah dalam mempresentasikan corak permukaan sebuah objek. Dalam hal ini contohnya, permukaan karpet, permukaan kayu, baju dan lain-lain.

Jenis-Jenis Tekstur Dalam Desain Grafis atau Seni Rupa

Dalam dunia desain grafis atau seni rupa, klasifikasi tekstur dapat dibagi menjadi 3 jenis (secara garis besar). Ketiga jenis tekstur tersebut, yaitu: tekstur kasar nyata, tekstur kasar semu, dan tekstur halus. Bagaimana penjelasannya? Berikut penjelasan selengkapnya

1. Tekstur Kasar Nyata

Dalam dunia desain atau seni rupa, tekstur kasar nyata sering difungsikan sebagai berikut:

  • Meningkatkan nilai estetika. Alasannya adalah penggunaan tekstur kasar nyata akan mempermudah seorang desainer dalam memperoleh keselarasan karya seni.
  • Untuk memberi kesan dominan tatkala beriringan dengan tekstur halus.
  • Memperkuat kesan seni dan kekuatan secara bersamaan.
2. Tekstur Kasar Semu

Dalam dunia seni rupa atau desain grafis, tekstur kasar semua sering digunakan untuk memberi kesan kasar pada permukaan, namun memberikan efek halus (tidak kasar) saat objek tersebut diraba. Dalam hal ini, tekstur kasar semu dibagi menjadi 3 jenis secara umum.

  • Tekstur Hias Manual – Ini adalah jenis tekstur yang dibuat dengan cara atau tahapan manual, guna menghiasi permukaan objek. Contohnya seperti: goresan saling silang, goresan dengan kapas, atau goresan menggunakan spons.
  • Tekstur Mekanik – Ini adalah jenis tekstur kasar semu yang dibuat dengan menggunakan alat mekanik. Adapun yang dimaksud alat mekanik disini seperti: mistar (penggaris), jangka, atau bisa juga alat foto. Adapun contoh objek yang menggunakan tekstur jenis ini seperti: hasil celup kain batik, tempelan kertas, dan lain lain.
  • Tekstur Ekspresi – Ini adalah jenis tekstur yang merupakan bagian dari proses penciptaan karya seni, dimana eksistensi tekstur dan bentuk tidak dapat dipisahkan.

3. Tekstur Halus

Dalam desain grafis atau seni rupa, tekstur halus menunjukkan kondisi permukaan dari sebuah objek, yang bila dilihat memberi kesan halus, dan diraba juga terasa halus.

Penutup

Bagaimana? Tentu sudah mengertikan sekarang apa yang dimaksud dengan tekstur dalam dunia desain grafis atau seni rupa. Mungkin ini saja yang bisa kami sampaikan pada artikel singkat kali ini. Seperti biasa, beri kami dukungan atau support agar menghasilkan tulisan terbaik, dengan membagikan artikel ini ke teman-temanmu. Akhir kata, kami ucapkan terima kasih! Assalamu’alaikum.

Pelajari juga: Pengertian Flat Desain